[Trip 29 Juni 2019]
Hai, Assalamualaikum
Nah tibalah aku di Trip tanggal 29 Juni 2019 di Yogyakarta pada bulan lalu. Nah bagi kalian yang mengikuti blog ku, pasti akan tahu bahwa sebelumnya aku mampir dulu ke Candi Sambisari. Jadi tema trip hari itu adalah HARI CANDI (haha , emang ada??!!)
Jadi setelah berkunjung ke Candi Sambisari, kami menuju ke area Candi Prambanan dengan menempuh waktu 15 menit (mungkin lebih dari itu karena lumayan macet). Dan lokasinya sebenarnya tidak di area Candi Prambanan, melainkan di panggung sebelah barat Candi (ada penunjuk arah, jadi jangan takut tersesat, bila terlanjur ke area candi pramabanan bisa bertanya pada satpamnya).
Dari awal, kami memang mengagendakan untuk menonton Sendratari Ramayana (Ramayana Ballet). Kami ingin mengapresiasi kearifan lokal. Sangat keren karena mereka masih mempertahankannya hingga sekarang. Dan percaya atau tidak, aku baru pertama kali mendengar dan mengetahui bahwa ada juga sendratari yang ditampilkan seperti ini. Sebagai anak muda, kami ingin menunjukkan bahwa kami juga cinta dengan Budaya Indonesia
Sendratari yang ditawarkan ada dua jenis, yaitu Ramayana dan Roro Jonggrang. Untuk mengetahu jadwalnya kalian bisa cek disini : http://www.borobudursunrise.net/news162-jadwal-dan-harga-ramayana-ballet-prambanan.html
Panggung yang ditanpilkan juga berbeda, ada yang di panggung luar dan ada yang di panggung dalam. Sepertinya pembagiannya berdasarkan musim, bila musim hujan maka pertujukkan akan ditanpilkan di panggung dalam.
Waktu itu kami pesan tiket di link di atas dari jauh-jauh hari. Seatnya juga berbeda-beda, ada yang Kelas 1, Kelas 2, VIP, dan kelas khusus. Yang paling murah yaitu kelas 2 seharga Rp 125.000 (percayalah meskipun paling murah kalian tetap bisa menampilkan pertunjukan dengan sangat jelas).
Sebenarnya kalian juga tidak harus memesan tiket dari jauh-jauh hari, tetapi sejauh pengamatan saya ada yang kelasnya sama seperti saya hanya saja mereka berdiri. Mungkin mereka yang membelinya on the spot / telat datang jadi harus berdiri. Karena kelas 2 ini free seating, maka harus cepat-cepatan.
Open gate sekitar pukul 18:30 dan pertunjukan dimulai pukul 19:30 (selesai 21:30) , tapi saya sarankan anda datang lebih awal banget, terutama bagi anda pemegang tiket free seating untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (berdiri, kursi paling belakang, dan sebagainya).
Di luar panggung tersedia restauran yang konon kata pak satpamnya harganya super mahal. Jadi meskipun kita lapar, kita memilih untuk tidak makan di restauran hahaha. Namun untungnya, di dalam area disediakan jajanan seperti pop mie, dan boleh dibawa ke kursi. Jadi saya sarankan anda yang ingin cemal cemil boleh lah untuk membeli pop mie disitu. Kalau untuk membawa bekal, saya rasa boleh-boleh saja karena tidak ada pemeriksaan tas waktu itu.
Penonton pun beragam, kebanyakan pastilah rombongan sekolah / universitas, keluarga lokal dan keluarga bule. Kalau untuk anak muda-mudi seperti saya, jarang hahah.
Petunjukan dibagi ke dalam 2 sesi, dan di sela sesi penari beristirahat selama 10 menit. Harus saya akui, saya setengah bosan menonton sendratari Ramayana, tapi kecintaan saya terhadap budaya Indonesia lebih besar sehingga kami menonton sendratarinya sampai selesai. Saran saya, sebelum anda menonton (atau mungkin ketika sudah di venue) anda boleh browsing cerita mengenai RAMAYANA agar anda nyambung dengan tarian yang disajikan. Di tarian ini tidak ada dialog, kecuali di penghujung sendratari ada sedikit dialog. Di samping kanan kiri panggung juga ada LCD yang sepertinya untuk menceritakan tentang RAMAYANA, tapi nggak ngefek karena nggak kelihatan sama sekali! useless asli wkwk. Jadi kalau nggak paham ceritanya, saya yakin anda akan bosan dan ngantuk seperti saya ketika 10 menit pertama cerita disajikan.
![]() | |||||
| Jika kalian datang lebih awal, anda bisa memilih tempat duduk ciamik seperti saya. Pemandangannya love banget |
(DISCLAIMER : Footage aku adalah dokumentasi pribadi. Bila aku mengambil dari sumber lain pasti akan aku cantumkan sumbernya)
Review pribadi : 4/5. Kurangnya hanya di LCD yang useless. Mungkin akan lebih efektif bila diberikan brosur seperti di Keraton, jadi disajikan rangkuman cerita atau alur sehingga penonton bisa mengikuti. Bule yang duduk dibelakang saya pun sepertinya tidak tahan, baru 20 menitan sudah keluar hahaha. Jadi saran saya, diberikan brosur agar penonton termasuk bule bisa mengikuti cerita dengan baik.
tips : - Free seating diharapkan datang lebih awal agar bisa memilih kursi dengan pemandangan ciamik.
- Browsing legenda terlebih dahulu agar bisa mengikuti alur cerita dengan baik.
- Bawa bekal makanan, hahah
- Sekali-sekali anda harus menonton sendratari ini!! Bukti bahwa anak muda masih peduli dan cinta Budaya Indonesia. Jangan sampai harus diklaim orang lain, barulah kita marah-marah. Sangat Jaman untuk berkunjung kemari. Meskipun mahal, tapi seni itu tidak ada yang murah kan?
Sekian review dari aku. Pertunjukan selesai sekitar pukul 21:30. Dan diberikan waktu beberapa menit bagi penonton yang ingin berfoto dengan para dancers.
Sampai juga di trip berikutnya, i'll see you next time^^
Contact me :
Instagram : Sherlybachtiar
Email : sherlym3m@gmail.com

Komentar
Posting Komentar